Baru-baru ini ada kabar berita tentang Kangen Water Hoax yang ramai diperbincangkan Di masyarakat.Kenapa dikatakan Hoax? Berikut alasanya..!

1. Mesin Kangen Water Di claim Sebagai Alat Medis (Medhical Device)

Dalam Brosur yang beredar di masyarakat Mesin Kangen Water Di claim Sebagai Alat medis (Medhical Device).Namun faktanya Kangen Water Tidak terdaftar sebagai alat medis di Indonesia,Namun Bukan Berarti Mesin Kangen water bukan alat medis.Mesin Kangen Water Sudah memiliki Sertifikat ISO 13485.

Dimana sertifikat ini merupakan Sistem Manajemen Mutu – Persyaratan untuk Tujuan Regulasi) adalah standar internasional yang mendefinisikan persyaratan Sistem Manajemen Mutu untuk organisasi yang merancang, mengembangkan, memproduksi, memasang dan memberi layanan peralatan medis termasuk produsen bahan atau komponen yang digunakan dalam peralatan medis.

Untuk Melihat Sertifikat nya tersedia di link resmi PT Enagic Co., Ltd.(klik)> Sertifikat Iso 13485 Enagic

2. Kangen Water Meng-Claim Dapat menyembuhkan(obat)

Dalam Brosur yang beredar terdapat juga claim bahwa Kangen Water dapat menyembuhkan.Yang menurut Testimoni dari orang yang mengkonsumsi Kangen water membenarkan claim ini.Namun Air Kangen tidak memiliki ijin BPOM RI,Sehingga dikeluarkanya himbauan untuk menghapus claim tersebut pada brosur yang beredar saat ini.

Namun untuk testimoni nya sendiri memang real atau nyata.Bahkan Guru Besar kedokteran Albert Einstein College Medicine & Chief Endoscopy di RS Beth New York yaitu DR. HIROMI SHINYA, MD yang juga sebagai penulis Buku The Miracle of  Enzyme Factor,menyebutkan dalam bukunya “KANGEN WATER merupakan air minum terbaik dikarenakan memiliki kekuatan yang tak tertandingi dalam menghidrasi detoksifikasi dan antioksidasi“.Buku Ini bisa anda Dapatkan di toko” buku.

Note : Artikel Diatas Dibuat untuk meluruskan berita yang beredar saat ini,Kami tidak menyalahkan berita yang sedang beredar,hanya saja informasi yang di sampaikan dalam berita tersebut tidak tuntas.jadi untuk pengguna mesin kangen water tidak perlu resah dan agar tidak merasa ditipu.